Mahasiswa KKN UMRI Berperan Aktif dalam Pengembangan UMKM Dodol Desa Sibabat

Delikhukrim.com – Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Riau Pekanbaru (UMRI) telah memainkan peran penting dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sibabat, Kecamatan Siberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Melalui inisiatif yang penuh semangat, mahasiswa KKN UMRI telah berkontribusi signifikan dalam membantu para pengusaha dodol lokal mengembangkan usaha mereka.

Dalam rangka memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal, mahasiswa KKN UMRI telah bekerja sama erat dengan para mitra UMKM dodol di Desa Sibabat. Mereka berkolaborasi dalam merancang strategi pemasaran, mendesain logo dan kemasan dari yang sebelumnya kurang menarik menjadi lebih menarik dan diminati.

Menurut Fikri Januar, Mahasiswa KKN UMRI yang mendesain dodol mitra desa sibabat tersebut Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu memberikan ide-ide segar yang mendukung pertumbuhan bisnis para pengusaha dodol.

” Saya sangat senang sekali bisa ikut serta dalam pengembangan produk dodol mitra desa sibabat ini ” ujarnya.

Salah satu proyek unggulan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN adalah usulan alat pengaduk dodol untuk meningkatkan efisiensi produksi dodol. ” Semoga dengan adanya usulan desain alat pengaduk dodol ini dapat membantu mempermudah proses produksi yang awalnya masih manual menjadi lebih modern ” ungkap Dian Kusuma Atmaja, salah satu mahasiswa yang mendesain usulan alat pengaduk dodol dalam pernyataan persnya kepada Delikhukrim.com, Rabu (16/8/2023).

Dengan bimbingan dari para mahasiswa, pengusaha dodol lokal telah memanfaatkan teknologi tersebut untuk mempercepat proses produksi dan mengurangi waktu yang diperlukan. Hasilnya, produktivitas meningkat dan pengusaha dapat memenuhi permintaan pasar dengan lebih baik.

Ibu Wati, salah satu pengusaha dodol di Desa Sibabat, mengungkapkan, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan mahasiswa KKN UMRI. Mereka membawa gagasan segar dan pengetahuan yang bermanfaat bagi usaha mereka.

“Kami merasakan perubahan positif dalam produksi dan penjualan berkat inisiatif mereka,” ujarnya.

Selain berfokus pada aspek bisnis, mahasiswa KKN UMRI juga terlibat dalam upaya pengembangan komunitas. Mereka mengadakan pelatihan keterampilan untuk warga Desa Sibabat, termasuk kelas pengolahan makanan berbasis dodol. Hal ini tidak hanya mendukung peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara mahasiswa dan komunitas setempat.

Satriardi, ST., M.eng, Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMRI, menyatakan, “Program KKN merupakan bentuk implementasi nilai-nilai sosial dalam pendidikan. Kami bangga melihat mahasiswa kami berkontribusi secara nyata dalam pengembangan UMKM dan masyarakat di Desa Sibabat.

“Ini adalah langkah penting dalam menciptakan generasi yang peduli dan berdaya saing,” tegasnya penuh optimistis.

Melalui kolaborasi yang sukses antara mahasiswa KKN UMRI dan para pengusaha dodol lokal, diharapkan Desa Sibabat dapat terus tumbuh dan menjadi contoh inspiratif bagi pengembangan UMKM di daerah lain. ***(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *