Delikhukrim.com, Pekanbaru- Banjir yang melanda Kota Pekanbaru, Rabu (6/9/2023) mendapat perhatian berbagai pihak. Apalagi, belum seharian hujan hampir seluruh wilayah tergenang air di pusat dan pinggiran kota Pekanbaru. Parahnya lagi, ada banjir yang sampai sedada orang dewasa.
Al hasil, plesetan atau sindiran dengan istilah kota Pekanbaru berkuah kembali muncul dan viral di media sosial. Bahkan masyarakat memancing dan menangkap ikan di tengah jalan yang digenangi air seperti danau atau pun kolam yang luas.
Menurut Ketua KNPI Riau Larshen Yunus, pada Akhirnya terjawab sudah. Berbagai ilmu intrik yang dibungkus dengan Sandiwara Pencitraan Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru terbongkar juga.
Alumni Sospol Unri ini menilai kegiatan silaturrahim, Kunjungan sana-sini, Dialog antar Kecamatan dilakukan, seakan Warga Kota Pekanbaru dianggap sebagai Boneka Pendengar yang Budiman.
Larshen menilai, Ketidakberdayaan Masyarakat Kota Pekanbaru justru dijawab oleh Murkanya Semesta Alam, yang baru beberapa Jam Hujan, kini Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau sudah di Sulap menjadi Danau dan Kolam Renang atau apapun namanya.
Pernyataan yang mengandung sajak-sajak puisi itu langsung disampaikan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Tingkat I, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau.
Menurut Ketua Larshen Yunus, Arogansi dan Sandiwara Pj Walikota Pekanbaru dengan berbagai Penghargaan yang diperolehnya sudah dimentahkan dengan Hadirnya Hujan yang baru beberapa Jam. Kota Pekanbaru seketika berubah seperti Danau, Kolam renang ataupun Kota Tanpa Tuan.Daerah yang dikenal sebagai Kota Bertuah, kini berubah jadi Berkuah, seakan tidak memiliki Tuan. Kota yang Menghasilkan Triliunan Rupiah itu justru dianggap menjadi Daerah yang tidak Kondusif, pasca dipimpin oleh seorang PJ Walikota, yang gemar membuat Pencitraan.
KNPI Riau Nilai Piala Pencitraan Pj Walikota Pekanbaru, Siap Gelar Lomba Memancing dan Berenang Gratis.
Guna memastikan Hadirnya “Semangat Sosial Control Civil Society” Lantas Ketua DPD KNPI Provinsi Riau bergegas membuat Perlombaan, dalam rangka memperebutkan Piala Pj Walikota Pekanbaru, terkait dengan Lomba Memancing dan Berenang.
“Ini Serius ya! Kami buka Pendaftaran Lomba Memancing dan Berenang. Piala Pesek Pj Walikota Pekanbaru. Sesiapa yang berhasil mendapatkan Ikan Patin dan Berenang sempurna, maka hadiahnya 45 Juta Rupiah Cash diberikan kepada Pemenangnya” ujar Larshen Yunus dalam pernyataan resmi kepada Delikhukrim.com, Rabu (6/9/2023).
Ketua KNPI Provinsi Riau itu memastikan, bahwa Kekesalan maupun Kegeraman Warga atas Pemimpinnya sudah berubah menjadi tawa yang manis. Perlombaan ini sebagai Wujud Nyata dalam mengingatkan para Pemimpin Hidung Pesek untuk tidak terus menerus menebar Pencitraan.
“Ini Kota sudah tua! Mestinya ada Tata Kelola yang baik. Sehingga tidak selalu dikatakan sebagai Kota tak bertuan. Inilah yang membuat kami menjadi sedih, sehingga Perlombaan dalam memperebutkan Piala Pj Walikota dilaksanakan. Ayo masyarakat Kota Pekanbaru. Supaya tidak Stres, sebaiknya kita Mancing dan Berenang ditempat masing-masing” tutur Larshen Yunus.
Alumni dari Sekolah Vokasi Mediator PMI, Universitas Gadjah Mada itu pastikan, bahwa Perlengkapan Mancing dan Berenang disiapkan oleh masing-masing Peserta yang mengikuti Perlombaan.
“Kategorinya sudah jelas, mulai dari Jalan Protokol, hingga di Jalan-Jalan Perumahan. Pokoknya Perlombaan ini sangat menghibur hati. Semoga para Pemimpin Negeri berkaca dan introspeksi diri” demikian Ketua KNPI Provinsi Riau, Larshen Yunus. ***(red).











